Manfaat/Fungsi Pembibitan (Pesemaian) dan Faktor Eksternal yang Mempengaruhinya

pembibitan tomat

Pembibitan (pesemaian) merupakan proses awal tanam. Dimana benih-benih yang dibeli atau diperoleh dari hasil panen sebelumnya harus disemai terlebih dahulu sebelum ditanam. Umumnya, setiap tanaman mempunyai teknik penyemaian yang berbeda-beda. Ini didasarkan kepada bahwa setiap benih/biji tanaman mempunyai masa perkecambahan biji yang berbeda-beda. Sebagai contoh: Untuk penyemaian benih cabe membutuhkan waktu 3-5 hari untuk benar-benar berkecambah secara optimal. Sementara jenis tanaman lain, membutuhkan waktu yang berbeda-beda.

pembibitan tomat
pembibitan tomat di lahan persawahan (Dokumentasi foto oleh: Wahid Priyono, S.Pd).

 

Adapun manfaat/fungsi dan kegunaan dari pembibitan (pesemaian) yaitu untuk mendapatkan tanaman baru yang unggul, sehingga mudah ditanam. Tanpa pembibitan terlebih dahulu, maka tak mungkin akan mendapatkan tanaman yang diharapkan. Dalam pembibitan juga ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, diantaranya adalah:

  • Benih yang disemai harus benar-benar mendapatkan cahaya matahari yang cukup untuk menunjang suksesnya penyemaian;
  • Saat penyemaian usahakan dilakukan pada tempat terbuka yang terkena cahaya agar proses fotosintesis tanaman berjalan lancar;
  • Saat penyemaian benih sebaiknya ketercukupan air harus memadai pada lahan tanah (media tanam untuk menyemai). Air harus tercukupi untuk mempercepat proses perkecambahan biji;
  • Suhu/temperatur optimum yang baik untuk  perkecambahan biji adalah pada suhu 20 – 30 derajat celcius. Karena pada suhu tersebut enzim pada tumbuhan aktif bekerja;
  • Pada pH netral pertumbuhan dan perkembangan akan tumbuh baik, sehingga perkecambahan akan segera terjadi selama pesemaian benih;

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *